Para pemimpin Asean sepakat membentuk
sebuah pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara pada akhir 2015 mendatang.
Ini
dilakukan agar daya saing Asean meningkat serta bisa menyaingi Cina dan
India untuk menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah
ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan
meningkatkan kesejahteraan.
Pembentukan pasar tunggal yang
diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini nantinya
memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke
negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan
semakin ketat.
Hal yang paling mengkhawatirkan adalah warga Indonesia banyak yang tereliminasi dengan adanya Pasar bebas ini. Secara logika aja sebelum datangnya MEA, kita lihat ke wilayah negara kita. Dengan situasi seperti sekarang ini aja banyak pengangguran, rakyat miskin yang menjual barang2 rongsokan, pengemis jalanan dll. Hal itu harusnya jadi perhatian pemerintah sebelum masyarakat Indonesia sendiri akan menghadapi Pasar Bebas ASEANini.
**Yang jadi pertanyaan besar adalah bagaimana kita menghadapi hal seperti ini?
**Apa Solusi untuk pribadi kita yang secara ekonomi dan mental belum siap untuk menghadapi pasar bebas?
**Sanggupkah pemerintah pusat ataupun daerah mengantisipasi ekonomi penduduk yang tersingkir karena pasar bebas?
**Menurut pandangan Anda sendiri MEA itu bagus apa tidak? (Give ur reason)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar